Berdesir lirih berucap rindu
Lambaian sepi menutup rapuh
Hati berseru ingin bertemu
Tatkala jiwa tak lagi utuh
Malam pun hanya tersenyum layu
Melihat hati tak pernah berpadu
Hanya jiwa yang teredam pilu
Menoreh raga menyulam rayu
Torehan pedih merujuk hati
Masih terkadang menyapa berulangkali
Tertatih jalan bersama sepi
Aku telah berikrar janji
Tidak ada komentar:
Posting Komentar