Selasa, 21 April 2026

Senandung melodi malam bertaut sendu
Mengalun merdu terbalut lembaran larut
Embun pun bersaut menggugah kalut
Berpadu purnama melirik dan tersipu

Tergerak batin merangkul erat
Membawa ragu dalam pekat
Selama nafas tak terikat
Meralat nama yang tersirat

Menyambut permata yang tak terpikat
Diatas melodi sendu yang kusut
Menyongsong lembut lambaian mentari
Dalam lantunan garis sang penentu hari

Minggu, 19 April 2026

 Ada kisah pemuja Dewi

Berkasih dengan bayangan kalbu

Tatkala raga tak dapat bertemu

Berjalan berdamai dengan diri


Lelah hati tak terbalas

Menggenggam pahit kasih tulus

Terlatih malam derit melantun

Membawa sepi pada kesunyian 


Berkilau bintang merayu lirih

Menyapa hati tertelan sepi

Hening bersanding tertatih perih

Menggugah jiwa bangkit menyongsong mentari

Berdesir lirih berucap rindu

Lambaian sepi menutup rapuh

Hati berseru ingin bertemu

Tatkala jiwa tak lagi utuh


Malam pun hanya tersenyum layu

Melihat hati tak pernah berpadu

Hanya jiwa yang teredam pilu

Menoreh raga menyulam rayu


Torehan pedih merujuk hati

Masih terkadang menyapa berulangkali

Tertatih jalan bersama sepi

Aku telah berikrar janji